Kemana Air Bekas Mandi Jenazah Nabi Muhammad? Jawabannya Sungguh Mengejutkan

- 9 Juli 2020, 06:03 WIB
Syeikkh Muhammad Mutawalli As Sya'rawi /Jurnal Presisi/(Jurnal Presisi)

PORTAL MALANG RAYA – Syeikh Mutawalli Asy-Sya’rawi adalah orang pertama yang mempertanyakan kemana air bekas mandi jenazah nabi Muhammad SAW.

Pertanyaan ini diliontarkan pada sebuah pertemuan Ulama seluruh dunia di Mesir

Sontak pemimpin sidang dibuat gelagapan dan harus menunda sidang ulama sedunia tersebut. Karena tidak pernah ada pertanyaan seperti ini sebelumnya.

Nabi Muhammad SAW wafat pada hari senin 12 Rabiul Awal tahun 11 hijriah pada usia 63 tahun dan dimakamkan di tempat beliau wafat yakni di kamar Aisyah yang sekarang letaknya di dalam area Masjid Nabawi Kota Madinah.

Menurut Sirah Ibnu Hisyam pada saat prosesi memandikan jenazah Rasulullah SAW, sahabat yang turut memandikan adalah Ali Bin Abi Talib, Abbas Bin Abdul Muttalib, Al-Fadhl Bin Abbas, Qutham Bin Abbas, Usamah Bin Zaid, Syuqran Maula kepada Rasulullah dan Aus Bin Khauli.

Air yang dipakai memandikan jasad Rasulullah berasal dari sumur Ghars yang terletak di daerah Quba.

Baca Juga: Benarkah Wapres Maruf Amin Dhipnotis Uya Kuya dan Pertanyakan RUU HIP? Ini Faktanya

Mengenai sumur Ghars ini, adalah sumur yang dibuat dan digunakan Rasulullah SAW bersama keluarga dan para sahabat untuk minum dan kebutuhan sehari – hari.

Rasulullah SAW berwasiat :

حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ يَعْقُوبَ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ زَيْدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَنَا مُتُّ فَاغْسِلُونِي بِسَبْعِ قِرَبٍ مِنْ بِئْرِي بِئْرِ غَرْسٍ

Halaman:

Editor: Cak Ipunk


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X