Anies Baswedan Terancam Diberhentikan dari Gubernur DKI Jakarta

- 19 November 2020, 21:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan via Instagram resmi Dinas Kesehatan DKI Jakarta @dinkesdki, Kamis 10 September 2020. /

Anies menjelaskan bahwa, ia menjawab berdasarkan fakta dilapangan. Kemudian untuk detail klarifikasi Anies menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan ranah Polda, sehingga nanti Polda yang akan menjelaskan.

"Semua dijawab sesuai fakta yang ada, adapun detail isi klarifikasi nanti jadi bagian dari pihak Polda untuk meneruskan dan menyampaikan," lanjutnya.

Diakhir Anies Baswedan menegaskan bahwa kehadiran dirinya ke Polda sebagai warga negara yang memenuhi undangan Polda.

Baca Juga: Gus Baha : Ingin Bahagia dan Hidup Tenang, Segera Kunjungi Kuburan

"Saya menerima undangan klarifikasi yang saya terima kemarin, mengundang saya untuk memberikan klarifikasi pada tanggal 17 jam 10 pagi. Hari ini saya datang ke Mapolda sebagai warga negara untuk memenuhi undangan dari Polda," pungkas Anies.

Baru-baru ini Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian angkat bicara terkait berbagai kasus pelanggaran Protokol Kesehatan yang terjadi di Indonesia.

Tito mewanti-wanti kepada seluruh Kepala Daerah, bahwa pelanggaran terhadap protokol kesehatan Covid-19 bisa menimbulkan ancaman pemberhentian. 

Baca Juga: Pahami Berapa Banyak Kalori yang Harus Kita Makan per Hari untuk Menurunkan Berat Badan!

Tito menjelaskan bahwa masalah protokol kesehatan sudah diatur dalam undang-undang melalui pasal 78 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang kewajiban dan sanksi kepala daerah.

"Kalau (aturan) itu dilanggar, sanksinya di antaranya bisa diberhentikan, sesuai Pasal 78 ini. Nah ini saya sampaikan kepada seluruh Gubernur, Bupati, Wali Kota, untuk mengindahkan instruksi ini karena ada risikonya menurut UU," Tegas Tito dikutip dari RRI pada Rabu,18 November 2020.

Halaman:

Editor: Zaini Rahman


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X