Jelang Satu Tahun COVID-19 di Indonesia, 3 Hal ini Penyebab Kebijakan Penanggulangan Pandemi Gagal

- 27 Februari 2021, 14:05 WIB
Ilustrasi PPKM diperpanjang hingga 8 Februari 2021.
Ilustrasi PPKM diperpanjang hingga 8 Februari 2021. /ANTARA/Didik Suhartono

Setidaknya ada tiga kelemahan mendasar mengapa berbagai kebijakan tersebut gagal total mengendalikan pandemi saat ini.

1. Tidak adanya visi bersama

Baca Juga: Sexy Dynamite! Intip Harga Oufit Casual yang Dipakai Joy Red Velvet dalam Unggahan Instagram Terbarunya

Kelemahan paling mendasar dari berbagai kebijakan pengendalian COVID-19 di negeri ini adalah tidak adanya visi bersama (pemerintah dan masyarakat) yang dapat menggambarkan secara jelas tujuan akhir yang ingin dicapai.

Padahal Indonesia sebelumnya telah punya sejarah manis melalui visi Anak Indonesia Bebas Polio yang telah menginspirasi dan mengantarkan Indonesia meraih sertifikasi bebas polio dari WHO pada 2014.

Saat ini, pesan komunikasi utama dari pemerintah yang terus digaungkan hanya “Adaptasi Kebiasaan Baru” dan “Ingat Pesan Ibu”.

Baca Juga: Wanita Wajib Baca! 4 Hal ini Pantang Dilakukan Usai Berhubungan Seks, Nomor 3 Belum Banyak yang Tahu!

Narasi komunikasi ini memiliki kelemahan karena secara tersirat dimaknai hanya sebagai sebuah ajakan kepada masyarakat untuk dapat menerima kondisi saat ini, yakni hidup dengan kebiasaan baru bersama virus corona di tengah aktivitasnya sehari-hari.

Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak seolah menjadi target akhir yang ingin diwujudkan.

Padahal seharusnya tujuan utama yang ingin dicapai adalah membuat angka kasus COVID-19 di Indonesia menjadi nol. Adaptasi kebiasaan baru hanya satu tahapan proses.

Halaman:

Editor: Novandryo Witar


Artikel Terkait

Terkini

X