Demokrasi Terancam! Kekang Kebebasan Sipil dan Ancam Penjara, 5 Hal ini Tunjukan Sikap Jokowi Ogah DiKritik

- 27 Februari 2021, 13:49 WIB
Presiden Joko Widodo sebut UU ITE dapat direvisi jika dirasa tidak memberikan rasa keadilan. /ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

PORTAL MALANG RAYA- Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan agar masyarakat aktif mengkritik pemerintah.

Pernyataan Presiden Jokowi tersebut mendapat respon dari berbagai pihak. Permintaan untuk aktif mengkritik pemerintah disebut ironis oleh kelompok masyarakat sipil.

Pasalnya hal tersebut tak sejalan dimana kebebasan politik dan sipil menurun di era Jokowi dikarenakan pengkritik yang menyerang eks- Gubernur DKI ini justru dilumpuhkan.

Baca Juga: ShopeePay Tebar Promo Lewat 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Permintaan Presiden JokoJokowiWidodo agar masyarakat aktif mengkritik pemerintah awal bulan ini membuat banyak pihak mengernyitkan dahi, tak sedikit juga yang nyinyir.

Kelompok masyarakat sipil menyebut permintaan itu ironis mengingat kebebasan politik dan sipil menurun di era Jokowi karena para pengkritik yang menyerang Jokowi justru dilumpuhkan.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), misalnya, mencatat berbagai bentuk ancaman terhadap anggota masyarakat yang aktif mengutarakan pendapat meningkat di masa pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: Wah, Mendesah Saat Berhubungan Seks Memiliki Manfaat Seperti ini lho!

“Tekanan terhadap kebebasan ekspresi sepanjang 2020 terjadi terhadap ilmuwan, peneliti, jurnalis hingga aktivis demokrasi, termasuk pembela hak asasi manusia (HAM) dan lingkungan,” kata Herlambang P. Wiratraman, dosen hukum di Universitas Airlangga dan anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI)

Halaman:

Editor: Novandryo Witar


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X