Tanggapi isu radikalisme Din Syamsuddin, Mahfud MD Tegaskan Hal ini

- 15 Februari 2021, 07:00 WIB
Menko Polhukam, Mahfud MD tegaskan pemerintah tidak anggap Din Syamsuddin radikalis tapi kritis
Menko Polhukam, Mahfud MD tegaskan pemerintah tidak anggap Din Syamsuddin radikalis tapi kritis /Instagram/@mohmahfudmd.

PORTAL MALANG RAYA -  PMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD menegaskan bahwa tidak akan ada proses hukum terhadap mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin.

Hal itu disampaikan oleh Mahfud MD sebagi respon mengenai tudingan radikalisme yang dilontarkan oleh Gerakan Anti Radikalisme (GAR) Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada Din Syamsuddin.

“Pemerintah tetap menganggap bahwa Pak Din Syamsuddin adalah salah satu tokoh yang kritis, dan kritik-kritiknya wajib kita dengar, untuk kemajuan. Kita sebagai pemerintah tidak pernah menyalahkan atau bahkan sampai memproses apa yang menjadi pernyataan beliau. Apalagi sampai ke proses hukum, Insya Allah tidak akan pernah, karena kami menganggap Pak Din Syamsuddin adalah seorang tokoh,” ujar Mahfud MD dikutip dari Antara (14/02/21).

 Baca Juga: Bisa Bikin Teman Pangling! Inilah Khasiat Mencuci Wajah dengan Air Dingin di Pagi Hari

Mahfud juga menceritakan bahwa pemerintah pernah mengutus Din Syamsuddin ke seluruh dunia untuk menjadi perwakilan Indonesia dalam menyeruhkan islam yang damai, hingga terkait perdamaian antar umat beragama. Hal itu dilakukan oleh Din Syamsuddin ketika masih menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Bahkan pemikiran-pemikiran dari Din Syamsuddin terkait perdamaian antar umat dan kebhinekaan juga sejalan dengan apa yang digagas oleh Nahdlatul Ulama yang menyebut ‘Darul Miestaq’, yang merupakan konsep tentang keselarasan antara pancasila dan islam.

“Pemerintah sangat senang dengan orang yang kritis, itu bisa menjadi masukan yang baik untuk pemerintah. Pemerintah Insya Allah tidak akan pernah menghukum orang kritis, yang selama ini diproses adalah orang yang terbukti melanggar hukum. Mereka kritis tapi bersifat destruktif atau menghancurkan,” ungkap Mahfud MD.

 Baca Juga: Begini Corak Baru KTM Factory Racing dan Tech 3 KTM untuk Musim MotoGP 2021

Sejalan dengan yang diungkapkan oleh Mahfud MD, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay juga mengungkapkan bahwa Din Syamsuddin adalah tokoho yang harus dihormati dan terkait dengan apa yang telah beliau lontarkan haruslah dimaknai dengan luas dan sesuai koridornya

“Saya pastikan bahwa Pak Din Syamsuddin tidak memiliki niat jahat terkait apa yang sudah dilontarkan. Hal ini harus bisa dimaknai sebagaimana tugas beliau sebagai seorang profesor, tugas sebagai tokoh umat, tokoh bangsa, bahkan sebagai warga negara,” ungkap Daulay***

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X