Tahun Baru Imlek 2021 di Tengah Pandemi Covid-19, Pakar : Rayakan dengan Keluarga Inti saja

- 12 Februari 2021, 08:00 WIB
Ilustrasi perayaan Imlek /Pixabay/lleonartz/

PORTAL MALANG RAYA – Epidemiolog Universitas Indonsia (UI) Pandu Riono mengajak masyarakat tidak bepergian saat libur tahun baru imlek, untuk menahan laju pandemi Covid-19.

“Jangan bepergian kalau tidak perlu. Merayakan Imlek dengan keluarga inti saja,” kata Pandi Riono, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 11 Februari 2021.

Libur panjang kata dia selalu berujung pada kenaikan signifikan kasus positif Covid-19. Hal itu disebabkan, masyarakat banyak menghabiskan waktu di luar rumah.

“Pokoknya setiap ada libur panjang selalu terjadi kenaikan (kasus positif Covid-19),” ucap pandu.

 Baca Juga: Amalan yang Bisa Dilakukan di Bulan Rajab Menurut Habib Muhammad bin Yahya

Dua pekan setelah libur panjang di Agustus 2020 kasus positif Covid-19 di Jakarta melonjak 49 persen. Dari 7.960 menjadi 11.824 kasus aktif. Begitu pun dengan angka kematian yang juga naik 17 persen.

Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat ada kenaikan kasus Covid-19 uai libur panjang 28 Oktober – 1 November 2020.

Penambahan kasus harian itu sempat mencapai rekor terbanyak, yakni 5000 kasus. Saat itu, jumlah orang yang menjalani tes Covid-19 juga sangat banyak, yaitu 30 ribu orang per hari.

Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Pandu mengajak masyarakat tidak bepergian saat libur tahun baru Imlek, dimulai pada hari ini, Jumat, 12 Februari 2021.

Anggota komisi IX DPR Rahmad Handoyo sepakat libur panjang membuat kasus positif Covid-19 semakin banyak.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X