Ricuh! Demonstrasi Menolak UU Cipta Kerja di Malang, Polisi Menembakkan Gas Air Mata

- 8 Oktober 2020, 18:13 WIB
Demo di Malang berubah ricuh /Ari Bowo Sucipto/Antara

Baca Juga: Ker, Jangan Buang Minyak jelantah di Dapurmu, karena Bisa ditukar dengan Emas

Kapolresta Kota Malang,Kombespol  Leonardus Malang Simarmata mengatakan bahwa mereka mempersiapkan sekitar 400 personil untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang tidak memiliki izin itu.

"Kami sudah menerima (informasi) terkait unjuk rasa. Sudah ada perintah bahwa ini dilarang, dan tidak dapat izin. Namun, ada 400 personel yang disiagakan," kata Leonardus, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (7/10) yang dikutip dari Antara.

Polisi tidak mengeluarkan izin, karena potensi penyebaran virus Corona atau COVID-19 di kerumunan. Dikhawatirkan, aksi yang melibatkan ribuan orang, akan berpotensi menyebarkan COVID-19.

Baca Juga: Kisah Nyata, Jomblo Tua ini Meninggal dan Berbulan Madu dengan Bidadari di Surga. Kok Bisa?

Namun, meskipun polisi tidak memberikan izin, Polresta Kota Malang tetap melakukan tindakan pencegahan. Berharap, aksi unjuk rasa, berjalan kondusif dan tetap  mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Polisi juga telah mengadakan pertemuan dengan beberapa serikat pekerja yang ada di Kota Malang. Pertemuan ini diadakan untuk mengantisipasi protes dari para pekerja yang menolak RUU Cipta Kerja. ***

Halaman:

Editor: Cak Ipunk

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X