Virus Ebola Baru Muncul Di Tengah Pandemi Covid-19, Kongo Harus Berjuang Lebih Keras

- 8 Februari 2021, 19:26 WIB
Ilustrasi orang pengidap Ebola*/
Ilustrasi orang pengidap Ebola*/ /Pixabay.com/

 

PORTAL MALANG RAYA – Republik Demokratik Kongo baru saja mengonfirmasi adanya kasus Ebola baru di timur Kongo pada Minggu, 7 Februari 2021. Wabah ini muncul lagi di tengah perang melawan virus Covid-19.

Seperti dilansir dari Time, Menteri Kesahatan Kongo Eteni Longondo menyampaikan kasus baru menimpa seorang wanita yang meninggal di kota Butembo akibat Ebola.

“Seorang wanita dari desa terdekat Biena merasa mual selama beberapa hari. Kemudian dia pergi ke rumah sakit di Butembo, tetapi meninggal sebelum menerima hasil uji klinis,” ucap Longondo yang dikutip dari Time.

“Pemerintah juga mulai melacak setiap orang yang melakukan kontak dengan wanita itu. Hal ini dilakukan demi memberantas virus ini secepat mungkin,” kata Longondo menambahkan.

Baca Juga: Dua Kali Blunder Alisson Becker, Liverpool Dibikin Malu City di Kandang Sendiri

Ini merupakan wabah ke-12 di Kongo yang dilanda konflik sejak virus itu pertama kali ditemukan pada 1976 di Kongo. Virus ini muncul kurang dari tiga bulan setelah wabah di barat provinsi Equateur, dan secara resmi berakhir pada November 1976.

Pada 2018 di Kongo Timur, tercatat 2.299 orang meninggal akibat Ebola sebelum berakhir pada Juni. Catatan ini menjadikan kasus dengan kematian akibat Ebola paling mematikan kedua di dunia.

Wabah itu berlangsung selama hampir dua tahun di tengah banyaknya kasus yang terjadi di Kongo. Di antaranya yaitu konflik antar kelompok bersenjata, epidemic campak terbesar di dunia, dan penyebaran virus Covid-19.

Halaman:

Editor: Zaini Rahman

Sumber: TIME


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X