Laporan Indeks Inflasi Jawa Timur di Bulan Januari, Kota Malang Terendah di Jawa Timur

- 4 Februari 2021, 13:00 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji. /instagram.com/sam.sutiaji

PORTAL MALANG RAYA - Inflasi Kota Malang pada bulan Januari 2021 tercatat sebesar 0,06 persen menempati posisi tersendah berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang pada 1 Februari 2021.

Adapun Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 104,09. Sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2021 terhadap Januari 2020) sebesar 1,07 persen.

Dari 8 kota IHK yang ada di Jawa Timur, untuk catatan Inflasi yang paling tinggi adalah yang terjadi di Kota Madiun sebesar 0,60 persen, kemudian diikuti Kota Surabaya sebesar 0,37 persen, selanjutnya Kota Probolinggo sebesar 0,28 persen, Kabupaten Jember sebesar 0,25 persen, Kabupaten Banyuwangi sebesar 0,18 persen, Kota Kediri sebesar 0,16 persen, serta Kabupaten Sumenep dan Kota Malang masing-masing 0,06 persen.

Capaian ini tidak terlepas dari kondisi masih tingginya angka Covid-19 dan kembali diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Malang Raya mulai tanggal 11 Januari 2021 yang lalu. sehingga hal tersebut mempengaruhi daya beli masyarakat khususnya di wilayah Kota Malang.

Baca Juga: Alami Kekalahan Saat Jamu Brighton, Liverpool Ulangi Memori Kelam 1984

Untuk Komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi di Kota Malang, berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau antara lain komoditas cabai rawit, tempe, dan tahu mentah dengan andil masing-masing sebesar 0,22%, 0,04%, dan 0,03%.

Kenaikan harga cabai rawit sendiri lebih disebabkan oleh faktor musiman seiring dengan masuknya musim tanam di bulan Desember, dan panen yang biasanya baru berlangsung di bulan Maret.

Beberapa hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Malang, Azka Subhan Aminurridho pada Selasa, tanggal 2 Februari 2021.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Percintaan Hari Ini, Gemini dan Libra Lebih Tunjukkan Perhatian Lagi kepada Pasangan

Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa tingginya curah hujan di sejumlah sentra produksi turut menjadi penyebab kenaikan harga cabai. Inflasi cukup tertahan oleh koreksi tarif angkutan udara yang menyebabkan deflasi dengan andil sebesar -0,08%.

Halaman:

Editor: Harbhimanyu Wicaksono

Sumber: Malangkota.go.id


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X