Virus COVID-19 Tak Lagi Ganas, Bisa Sembuh Tanpa Vaksin. Ini Penjelasan Profesor Italia

- 24 Juni 2020, 08:25 WIB
ILUSTRAASI pandemi Virus Corona (Covid-19).* /pexels/Anna Shvets

Pada awal Juni, sebagai tanggapan atas klaim Profesor Bassetti, Dr Angela Rasmussen, dari Universitas Columbia, mengunggah cuitan di laman Twitter-nya, bahwa tak ada bukti bahwa virus kehilangan potensinya.

Da juga menambahkan lebih sedikit penularan berarti lebih sedikit pasien yang dirawat inap namun itu tak berarti berkurangnya virulensi.

Virulensi virus adalah betapa berbahayanya penyakit itu, tetapi mungkin tidak secara langsung terkait dengan seberapa menularnya.

"Klaim ini tidak didukung oleh apapun dalam literatur ilmiah, dan juga tampaknya cukup tidak masuk akal karena alasan genetik," ujar Dr Oscar MacLean, dari University of Glasgow,Skotlandia.

Baca Juga: Beijing Segera Lockdown, 90 Ribu Warga Mulai Karantina Mandiri

Ia menambahkan sebagian besar mutasi dari SARS-CoV-2 sangat jarang dan sementara beberapa infeksi mungkin dilemahkan oleh mutasi tertentu.

"Mereka sangat tidak mungkin cukup umum untuk mengubah sifat virus pada tingkat nasional atau global. Membuat klaim ini berdasarkan pengamatan anekdotal dari tes swab berbahaya," tambahnya.

Sementara itu meskipun pelemahan virus melalui mutasi secara teori dimungkinkan, namun itu bukan sesuatu hal yang bisa diharapkan.

Baca Juga: Bingung Mau Melamar Kekasih, Gunakan Salah Satu dari 10 Lagu Ini

Sehingga diperlukan verifikasi yang lebih jauh lagi dengan cara yang lebih sistematis.

Halaman:

Editor: Cak Ipunk

Sumber: Pikiran Rakyat, The Sun


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X